30 December 2008

Pandora

 

Ku jatuh cinta kepadamu

Saat pertama bertemu

Salahkah aku terlalu mencintai dirimu yang tak mungkin mencintai aku

Oh tuhan tolong

Aku langsung jatuh cinta kepada mu

Cinta pada pandangan pertama yang cinta bisa merubah jalan hidup ku jadi lebih berarti

Mungkin hanya keajaiban tuhan

Yang bisa jadikan hambanya yg cantik menjadi millik ku

Aku bukanlah yang mudah jatuh hatinya.

 

Only this can best describe my feelings when I saw him coming towards me. Time froze by itself. I said to myself, who is this? Please let him be near me always. In the first class we were paired and asked to introduce ourselves. Simply because we had one thing in common. But amidst the introduction I hear someone sounding someone else’s name. A girl’s name. ah… who is she? I regretted asking that question.

 

Tengok balik memang lagu ni plastered with neon pink tentang infatuasi dengan seorang manusia ini kerana kecantikan yang dimilikinya. Begitu ceteknya pemikiran aku pada waktu itu. Tetapi setelah aku mengenali dia aku menjadi bingung. Inikah cinta? Aku tidak mengambil kisah tentang kisah silam dia, si dia yang berada di hadapan ku ketika itu yang aku inginkan. Tapi hati aku tidak terbuka lagi untuk terima si dia sepenuhnya, aku berasa was-was. Aku takut dengan perasaan baru ini dan aku bertindak dengan berbohong diriku untuk berasa selamat. Tapi terlambat sudah pabila aku tersedar. Dia berlalu pergi tanpa menoleh balakang. Aku terpaksa lupakan dia. Aku terpaksa hidup dengan seribu penyesalan tetapi aku akan cuba hidup dengan azam dan kecekalan yang baru.  

No comments:

Post a Comment